DUNIA MIMPI BIMBIM

Pada suatu malam Bimbim bersama ayah dan ibunya makan malam bersama. Ayah sudah duduk lebih dulu di meja makan, sementara ibu sibuk menyiapkan banyak makanan di meja. Bimbim sangat senang melihat makanan yang dihidangkan oleh ibu. Tidak ketinggalan ibu juga menyiapkan minuman kesukaan Bimbim yaitu kental manis rasa susu coklat dingin.

Bimbim     : “Bu, jangan lupa ya minuman kesukaanku susu coklat dingin, hmmmm brrrrrrr..rrr… segar sekali rasanya, masakan ibu juga enak, aku suka sekali masakan ibu. Setelah makan minumnya susu coklat manis dingin”, kata Bimbim sembari bersiap untuk makan.

Ibu              : “Jangan lupa makan sayur dan juga minum air terlebih dahulu ya”, tutur ibu sembari   menaruh sayur ke piring Bimbim dan tersenyum ke arah ayah.

Bimbim      : “Aku tidak mau makan sayur dan minum air putih Bu, air rasanya tawar dan sayur tidak enak, aku lebih suka makan ayam ini nyaaam….nyammm”, jawab Bimbim kepada ibu

Setelah makan malam, ayah, ibu, dan Bimbim berkumpul bersama di ruang keluarga. Di sana ayah dan ibu mencoba memberikan pengertian pada Bimbim tentang makanan bergizi dan seimbang serta bahaya minum susu kental manis rasa susu setiap hari. 

Ibu   : “Bimbim sudah pernah mendengar tentang pola makan empat sehat lima sempurna belum?”

Bimbim     : “Belum Bu, memangnya pola makan empat sehat lima sempurna itu apa Bu?”

Ibu               : “Baik, Ibu akan mencoba menjelaskan ke Bimbim simak baik-baik ya sayang. Tubuh kita memerlukan energi untuk melakukan kegiatan. Sumber energi berasal dari makanan dan minuman, akan tetapi tidak sembarang makanan dan minuman yang bisa kita konsumsi sayang. Tubuh kita perlu asupan gizi yang seimbang. Nah, gizi yang seimbang bisa kita dapatkan dari susunan makanan dengan  gizi empat sehat lima sempurna. Pertama, makanan pokok yang terdiri dari jenis makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, gandum, jagung dan masih banyak lagi. Kedua, lauk pauk yang biasanya mengandung protein.” Sembari melihat ke arah ayah. 

Ayah          : “Ayah sambung ya Bu. Protein bisa berasal dari tumbuhan dan hewan, protein tumbuhan contohnya tempe dan tahu, terus protein hewani bisa berupa jenis-jenis daging dan juga aneka ikan laut. Kemudian yang ketiga, ada sayur-mayur yang memiliki kandungan multivitamin, mineral dan gizi, tapi sayang Bimbim tidak suka padahal itu sangat bagus buat tubuh kita. Keempat buah-buahan yang berwarna-warni yang memiliki banyak manfaat juga seperti buah yang berwarna kuning, hijau, merah dan ungu. Buah warna kuning mengandung beta karoten yang bisa menjaga kesehatan mata kita. Terakhir, yang disebut sebagai penyempurna yaitu susu. 

Bimbim    : “Berarti selama ini Bimbim sudah sempurna dong Yah, soalnya kan Bimbim rajin minum susu, iya kan Bu?”. Sahut Bimbim memotong penjelasan sang ayah.

Ayah        : “Minum susu itu memang sangat dianjurkan, akan tetapi kita harus hati-hati dengan jenis susu yang kita minum. Seperti yang pernah Ayah dan Ibu bilang ke Bimbim jangan banyak minum susu yang sekarang Bimbim suka, boleh minum sesekali tapi tidak untuk setiap hari. Lebih banyaklah minum air putih. Tapi Bimbim masih saja bandel, iya kan?”.

Bimbim    : “Kenapa Ayah, padahal susu yang Bimbim minum itu enak dan jadi favorit Bimbim, dari pada minum air putih mending minum susu itu, segar rasanya.” Jawab Bimbim dengan kesal.

Ayah       : ”Begini ya Nak, setelah penjelasan dari Ayah ini, Bimbim coba mendengarkan kata Ayah dan Ibu untuk mengurangi minum susu yang Bimbim suka itu, baik itu di rumah maupun di sekolah. Jadi selama ini yang Bimbim minum itu bukan susu yang sebenarnya, melainkan kental manis rasa susu. Ini sangat berbahaya apabila dikonsumsi berkelanjutan. Mengapa? karena kandungan di dalam kental manis rasa susu yang Bimbim minum di setiap 100 cc terdapat 54 gram gula atau setara dengan 72 % karbohidrat jika dikalorikan, sementara takaran karbohidrat yang harusnya kita makan idealnya 1/3 saja. (Dikutip dari pendapat Dr. dr Tb Rachmat Sentika selaku IDAI Banten pada website YAICI, diakses pada hari Jum’at, 16 Juli 2021. Pkl. 17.45) Jadi, jika kita berlebihan minumnya akan menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh kita. Bagaimana sampai di sini apakah Bimbim sudah mengerti, kenapa selama ini Ayah dan Ibu melarang Bimbing untuk tidak minum kental manis rasa susu secara berlebihan dan lebih baik memperbanyak minum air putih dan makan sayur?”

Bimbim   : “Iya Ayah, sekarang Bimbim mengerti, Kenapa Bimbim harus banyak minum air putih dan juga sayuran. Tapi Ayah kalau misalkan Bimbim mau minum susu, sebaiknya susu seperti apa yang baik untuk Bimbim?” tanya Bimbim penasaran.

Ibu          : “Ibu yang jelaskan ya, sekarang ini kan Bimbim dalam masa pertumbuhan, sebaiknya jenis susu yang baik untuk Bimbim yang mengandung banyak zat yang membantu proses pertumbuhan, seperti vitamin, zat besi dan lain-lain. Nanti akan ibu belikan untuk Bimbim ya, tapi janji mulai sekarang untuk mengurangi kental manis rasa susu. Boleh dikonsumsi hanya untuk campuran pada makanan saja. Janji?” (mengarahkan jari kelingking kepada Bimbim).

Bimbim   : “Iya Bu, Bimbim janji (menerima dan mengeratkan jari kelingking kepada ibu).

Ayah         : ”Baiklah, sekarang waktunya tidur. Sebelum tidur jangan lupa bersih-bersih ya” (beranjak dari tempat duduk dan mengajak Bimbim untuk bersih-bersih lalu bersiap untuk tidur)

Obrolan malam pun ditutup dengan sangat manis dengan janji Bimbim kepada ayah dan ibu dan tak terasa waktu sudah larut yang mengharuskan Bimbim untuk tidur. Sebelum tidur Bimbim gosok gigi, mencuci tangan dan kaki kemudian bersiap untuk tidur serta tidak lupa untuk berdoa sebelum tidur. Ayah dan ibu memberikan ucapan selamat malam dan tidur kepada Bimbim lalu menutup pintu kamar Bimbim dan meninggalkannya tidur.

Bimbim yang sedang tertidur pulas pun bermimpi. Di dalam mimpinya Bimbim sedang asyik bermain di sebuah taman, tiba-tiba ia didatangi teman baru yang bernama Rut dan Tung. Bimbim pun kaget melihat kedatangan Rut dan Tung. 

Bimbim    : “Siapa kalian dan mau apa kalian kesini?” tanya Bimbim

Rut dan Tung pun memperkenalkan diri mereka kepada Bimbim. 

Rut            : “Hai Bimbim, aku Rut. Aku salah satu anggota badanmu yang menampung makanan yang kamu makan, aku biasa dipanggil lambung.” jelas Rut

Tung          : “Kalau aku Tung, hai Bimbim, senang sekali bertemu dengan mu. Perkenalkan aku juga salah satu anggota badanmu yang biasa dipanggil jantung, aku menyerap sari makanan yang kamu makan.” ujar Tung

Bimbim      : “Hai Tung hai Rut, salam kenal juga ya, senang bertemu dengan kalian.” jawab Bimbim dengan melambaikan tangan.

Kemudian mereka bermain bersama di taman. Mereka menikmati suasana taman yang indah dan asri. Sedang asyik bermain tiba-tiba Rut berkata kepada Bimbim dan Tung,

Rut                       : “Bagaimana kalau kita main tebak-tebakan pasti seru?”

Bimbim dan Tung: “Wah…asyik ayo…ayo kita main.” sahut Bimbim dan Tung. 

Mereka memulai permainan tersebut. Mula-mula mereka menentukan siapa yang kalah dia yang harus menebak, lalu mereka bersepakat. Ternyata yang kalah adalah Bimbim dan ia harus bisa menebak pertanyaan yang diajukan oleh Rut dan Tung sepanjang permainan berlangsung. Permainan pun dimulai dari Rut sebagai pemain pertama yang memberikan Bimbim tebakan. Rut mengajak Bimbim untuk memilih di antara dua gambar. Gambar pertama adalah susu dan gambar kedua adalah air, 

Rut            : (melemparkan pertanyaan kepada Bimbim), “kalau aku kepanasan dan kering mana yang akan kamu berikan kepada ku Bim, gambar pertama atau kedua?” 

Bimbim     : (terdiam dan berpikir sejenak sembari bergumam dalam hati), “kebiasaan ku di rumah kalau aku sedang haus suka minum yang manis dan seger, susu kental manis ditambah es batu, rasanya seger banget brrrrrr.”

Tanpa ragu Bimbim pun memilih gambar yang pertama untuk diberikan kepada Rut, seketika Rut berubah ukuran lebih besar dari biasanya dan berubah warna menjadi pucat. Bimbim kaget dengan perubahan yang terjadi pada Rut. 

Bimbim    : “Kenapa kamu jadi begini Rut?” tanya Bimbim khawatir.

Rut menjawab pertanyaan Bimbim dengan terpatah-patah setelah diberi susu oleh Bimbim. 

Rut            : “Aaaakuuu, begini karena kamu terlalu sering memberiku minuman manis saat aku kering dan kepanasan, itu membuatku keberatan sampai-sampai aku tidak bisa berfungsi dengan baik.” jelas Rut.

Lalu Bimbim menanyakan kebenaran ini kepada Tung

Bimbim   : “Apakah benar yang dibilang oleh Rut kepada ku, Tung?”

Di sanalah Tung mencoba menjelaskan seharusnya Bimbim lebih banyak meminum air putih dibandingkan minum susu kemasan yang sehari-hari Bimbim minum. Selain itu Tung juga mengajak Bimbim ke salah satu sudut di taman itu. Di sana banyak sekali macam sayur-mayur yang biasa Bimbim lihat dimasakan ibu. Mereka bertiga berkeliling di area itu memandangi hijaunya hamparan sayur-mayur itu. 

Rut           : “Kamu coba makan salah satu sayur itu Bim”, sembari menunjuk sayur bayam di depan mereka. 

Awalnya Bimbim ragu untuk mengambil bayam itu karena dia tidak suka sayur tapi karena dia khawatir dengan keadaan Rut dan ingin menolongnya Bimbim pun memakan bayam itu. Tidak lama setelah Bimbim makan Rut pun sehat seperti sedia kala. 

Bimbim     : “Rut, bagaimana keadaanmu, sudah enakan?” tanya Bimbim. 

Rut            : “Seperti yang kamu lihat Bim, aku kembali seperti sedia kala” jawab Rut.

Bimbim dan Tung merasa sangat bahagia karena Rut sudah kembali lagi seperti sedia kala. Kemudian mereka saling berpelukan dan Bimbim berjanji pada Tung dan Rut untuk menjaga mereka dengan rajin minum air dan makan sayur.

– Karya Bunda Laelatin Nafi’ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top